Pages

Rabu, 23 Oktober 2013

Pelepasan Personil Bangus Ditrenbang

Acara perpisahan Personil Pengembangan Usaha Ditrenbang PT Pindad, dimana beliau pernah menjabat sebagai Ahli Muda Perencanaan Jangka Pendek Strategi Usaha Bangus.
Bu Rani Mulyati Hadimidjaja pensiun pada tanggal 16 Oktober  2013, beliau telah berbakti pada PT Pindad (Persero) selama 29 Tahun.














Kamis, 17 Oktober 2013

Artikel Usaha : Strategi Bisnis Dalam Pemasaran dan Promosi Produk UKM Dengan Media Sosial di Internet

Artikel Usaha : Strategi Bisnis Dalam Pemasaran dan Promosi Produk UKM Dengan Media Sosial di Internet merupakan salah satu hal yang patut dipertimbangkan terutama untuk mengembangkan pasar.Media sosial selain dimanfaatkan sebagai ajang menjalin pertemanan, belakangan ini juga dimanfaatkan menjadi salah satu ladang promosi yang cukup potensial.
 Aneka jenis produk maupun jasa mulai ramai dipasarkan para pelaku usaha melalui akun-akun pribadi yang sengaja dibuat untuk mempromosikan bisnisnya dan usahanya di dunia maya. Kekuatan media sosial (socmed) yang cukup besar, memberikan keuntungan tersendiri bagi para pelaku usaha. Dengan memahami Strategi Bisnis Dalam Pemasaran dan Promosi Produk UKM Dengan Media Sosial  di Internet , setidaknya para pengusaha bisa mengurangi biaya iklan setiap bulannya dan mendatangkan banyak pelanggan dari berbagai kalangan masyarakat.

Karena itu, bila kita tertarik mempelajari cara untuk menggunakan media info yaitu media sosial kali ini akan dibahas dan informasikan mengenai beberapa aturan maupun etika yang perlu kita perhatikan ketika mengoptimalkan promosi di media sosial.

Mengerti Aturan Main
Walaupun tidak ada aturan baku (hitam diatas putih) yang mengatur pasal-pasal dan syarat-syarat bersosialisasi di media sosial, namun penting bagi kita untuk memahami aturan tak tertulis ataupun sopan santun dalam mempromosikan produk maupun jasa. Bila hal ini tidak kita perhatikan dengan baik, bisa-bisa perusahaan kita dicap sebagai spam/ informasi sampah sehingga banyak konsumen yang pergi meninggalkan akun Anda, sehingga peluang usaha yang sebelumnya sudah kita ciptakan akan menjadi sepi dan menyebabkan collaps.

Memahami Pasar dan Penawaran
Sebelum memasarkan produk atau jasa melalui media online dan media sosial sebagai media info di internet, kita harus terlebih dahulu memahami siapa saja target pasar yang hendak kita bidik. Kita tidak bisa memperlakukan semua konsumen ataupun calon pelanggan dengan sama rata, dan mempromosikan produk kita kepada orang-orang yang tidak berkepentingan. Misalnya saja mempromosikan produk usaha kecil di bidang mesin percetakan ke pengusaha keripik, dan begitu pula sebaliknya.

Membangun komunikasi efektif

Kadang kala para pelaku usaha hanya berkonsentrasi dalam memasarkan produk-produknya dengan cara mengirimkan gambar ataupun pesan singkat mengenai sebuah penawaran kepada para konsumennya tanpa memperhatikan komunikasi yang terbangun diantara mereka. Hal inilah yang membuat konsumen merasa bosan dengan akun media online kita, sehingga tidak jarang mereka memilih untuk unfollow atau memblokir akun tersebut karena kita terlalu sering mengirimkan penawaran yang membosankan. Padahal peluang usaha melalui online marketing memiliki potensi besar dalam meningkatkan keuntungan dan penghasilan tambahan, khususnya yang bergerak di bidang UKM maupun sektor wirausaha lainnya.

Memberikan Respon
Ketika mendapatkan sebuah komentar ataupun balasan retweet dari para konsumen, kita diwajibkan untuk segera membalasnya dengan tanggapan yang cukup hangat. Respon yang kita berikan kepada konsumen, menjadi salah satu alat yang efektif untuk meyakinkan konsumen bahwa kita memiliki kepedulian yang cukup besar terhadap permasalahan yang mereka hadapi. Bila kita mendapati pertanyaan yang sangat banyak, selanjutnya kita bisa menambahkan FAQ (Frequently Asked Question) untuk mempermudah para konsumen mengetahui jawaban-jawaban yang mereka butuhkan dari beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan konsumen.Ini sangat penting untuk diterapkan khususnya bagi pelaku wirausaha dan bidang UKM yang menggunakan internet sebagai media pemasarannya.

Melakukan strategi bisnis efektif agar mudah terindeks mesin pencari
Terakhir, kita perlu melakukan beberapa langkah jitu agar pesan promosi yang kita buat di media sosial bisa cepat terindeks oleh mesin pencari (Google, Yahoo, dll). Contohnya saja dengan mencantumkan hashtag (#) ketika menggunakan twitter, cara tersebut bertujuan untuk memudahkan twitter kita terindeks dalam mesin pencari dan berada di posisi pertama ketika para pengguna twitter mencari dengan kata kunci yang kita gunakan. Hal yang sama juga berlaku di facebook.

Nah, setelah membaca artikel di atas, tentunya kita sudah bisa memulai action dalam menjalankan bisnis online dan memasarkan produk UKM dengan harapan mendatangkan untung besar setiap bulannya dengan berpromosi di media sosial. 

Pengertian Strategi Bisnis



Sebuah strategi bisnis biasanya adalah sebuah dokumen yang jelas mengartikulasikan arah bisnis akan mengejar dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuannya. Dalam rencana bisnis standar, hasil strategi bisnis dari tujuan dibentuk untuk mendukung misi lain dari bisnis. Sebuah strategi bisnis yang khas dikembangkan dalam tiga langkah : analisis, integrasi dan implementasi.

Pada tahap analisis pengembangan strategi bisnis, salah satu dari beberapa metode
yang digunakan untuk menganalisis pasar perusahaan, sumber daya, hambatan untuk kesuksesan dan keuntungan tertentu. Tujuan dari analisis strategis adalah untuk mengidentifikasi apa bisnis ingin dicapai, kekuatan itu dapat membawa menanggung pada pencapai tujuan dan kelemahan yang perlu ditangani sebelum integrasi dan implementasi. Metodologi penilaian Strategis dapat termasuk mengevaluasi lingkungan bisnis, game skenario berbagai kompetitif, menentukan apa kekuatan pasar berada dipesaing kerja dan penilaian, antara lain.

Kamis, 10 Oktober 2013

Pelepasan Ketua Dapen PT Pindad

Acara perpisahan dengan Ketua Dapen PT Pindad, dimana beliau pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Kerjasama Usaha Bangus.










Sejarah Perusahaan PT Pindad (Persero)

PT. PINDAD adalah Perusahaan Industri Manufaktur Indonesia yang bergerak dalam bidang Produk Militer dan Produk Komersial. Kegiatan PT. PINDAD mencakup desain dan pengembangan, rekayasa, perakitan dan fabrikan serta perawatan.

Berdiri pada tahun 1908 sebagai bengkel peralatan militer di Surabaya dengan nama Artillerie Constructie Winkel (ACW), bengkel ini berkembang menjadi sebuah pabrik dan sesudah mengalami perubahan nama pengelola menjadi Artillerie Inrichtingen (AI) kemudian dipindahkan lokasinya ke Bandung pada tahun 1923.

Pada tahun 1942, di masa penjajahan Jepang, namanya berganti menjadi Dai Ichi Kozo (DIK) dan pada tahun 1947 berganti nama menjadi Leger Productie Bedrijven (LPB).

Setelah kemerdekaan, Pemerintah Belanda pada tahun 1950 menyerahkan pabrik tersebut kepada Pemerintah Indonesia, dan pada tanggal 29 April 1950, yang selanjutnya diperingati sebagai hari jadi Perusahaan, pabrik tersebut diberi nama Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM) yang berlokasi di PT. PINDAD sekarang ini.

Pada tahun 1962 Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM) berubah menjadi sebuah industri alat peralatan militer yang dikelola oleh Angkatan Darat, sehingga namanya menjadi Perindustrian Angkatan Darat (PINDAD).

PT. PINDAD berubah status menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan nama PT. PINDAD (Persero) pada tanggak 29 April 1983, kemudian pada tahun 1989 perusahaan ini berada dibawah pembinaan Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS) yang kemudian pada tahun 1999 berubah menjadi PT. Prakarya Industri (Persero) dan kemudian berubah lagi namanya menjadi PT. Bahana Prakarya Industri Strategis (Persero).

Tahun 2002 PT. BPIS (Persero) dibubarkan oleh Pemerintah, dan sejak itu PT. PINDAD beralih status menjadi PT. PINDAD (Persero) yang langsung berada dibawah pembinaan Kementerian BUMN.

Kamis, 03 Oktober 2013

Struktur Organisasi Bangus


Ruang Lingkup dan Tanggungjawab Pengembangan Usaha

Berdasarkan ruang lingkup dan tanggungjawab di Pengembangan Usaha terdapat 2 (dua) Departemen yaitu :

1. Departemen Strategi Usaha
    Departemen Strategi Usaha dijabat oleh seorang pejabat Strata Dua dengan diberi nama sebagai Kepala Departemen Usaha disingkat menjadi Kadep Straus yang mempunyai tugas menghasilkan :
    a. Kajian Bisnis
    b. Strategi Usaha
    c. RKAP dan RJP

2. Departemen Kerjasama Usaha
    Departemen Kerjasama Usaha dijabat oleh seorang pejabat Strata Dua dengan diberi nama sebagai Kepala Departemen Kerjasama Usaha yang mempunyai tugas menghasilkan :
    a. Kajian Portofolio
    b. Usaha Baru
    c. Kerjasama Usaha yang menguntungkan
    d. Laporan Kinerja anak perusahaan dan Joint Venture

Rabu, 02 Oktober 2013

Berdasarkan Ruang Lingkup dan Tanggungjawab

Straus adalah Strategi Usaha yang ada dibawah Unit Pengembangan Usaha  dimana Pengembangan Usaha mempunyai tugas - tugas pokok sebagai berikut :
A. Hasil Pokok
  • Rencana Bisnis Perusahaan
  • Strategi Perusahaan ( Korporasi, Bisnis & Fungsional )
  • Rencana dan Laporan Kemajuan Program Strategik
  • Kajian Bisnis
  • Kerjasama Usaha
  • Anak Perusahaan, JO & JV dengan profitabilitas yang baik.
 B. Aktivitas Pokok
  • Melakukan kajian atas dinamika pasar serta menyusun dan / atau melaksanakan langkah-langkah pengembangan usaha
  • Mengkoordinasikan dan memfasilitasi penyusunan RJP dan RKAP serta mendokumentasikannya
  • Mengevaluasi RJP tahunan ( rolling )
  • Menyelenggarakan hubungan kerja sama usaha
  • Membina keberadaan dan pengembangan anak perusahaan
  • Membina PKBL
  • Membina serta mendukung terselenggaranya kegiatan proyek-proyek
  • Menyelenggarakan RUPS pengesahan RJP dan RKAP
  • Melaporkan semua kegiatan dan hasilnya serta memberi saran / usul kepada Direktur.

Sistem Manajemen Strategis

  • Prosedur Perencanaan Jangka Pendek
  • Prosedur Perencanaan Jangka Panjang
  • Prosedur Perencanaan Kerjasama Bisnis
  • Prosedur Kajian Bisnis

Prinsip Dasar Perusahaan

Prinsip dasar perusahaan terdiri dari :

  • Loyalitas, Integritas dan Dedikasi. Berpegang teguh pada tujuan perusahaan, kejujuran & keutuhan sikap dalam interaksi-organisasi dan pengabdian pada perusahaan. Ketiga hal ini merupakan sikap keseharian setiap anggota organisasi yang mendasari setiap aksi individual dan organisasi. Semangat kelompok tidak boleh mengalahkan prinsip pertama ini.
  • Keunggulan Teknology. Keyakinan bahwa penguasaan dan pemanfaatan teknologi sangat penting dalam mencapai tujuan perusahaan-untuk meningkatkan effesiensi & effektivitas kerja, untuk inovasi produk dan bahkan untuk inovasi bisnis.
  • Kerjasama Kelompok. Keberhasilan merupakan hasil dari kerjasama. Sinergi yang muncul dari kelompok yang dilandasi integritas anggota kelompok mampu memberikan kesuksesan yang sebelumnya tak mungkin diraih. 
  • Berbisnis untuk saling menguntungkan. Menekankan pentingnya memperoleh kepercayaan dari semua pihak yang berbisnis dengan Pindad. Merupakan hal penting untuk memikirkan dan menjamin manfaat yang diperoleh oleh mitra, pelanggan, pemasok dan tentu untuk Pindad sendiri, memikirkan bagaimana menambahkan nilai kepada mereka. Dalam berbisnis, Pindad tidak akan mencari korban dan selalu berusaha untuk tidak jadi korban.

Visi dan Misi Perusahaan

Visi Perusahaan
Menjadi Produsen Peralatan Pertahanan dan Keamanan terkemuka di Asia pada tahun-tahun akan datang melalui upaya inovasi produk dan kemitraan strategik.


Misi Perusahaan

Melaksanakan usaha terpadu di bidang peralatan pertahanan dan keamanan serta peralatan industrial untuk mendukung pembangunan nasional dan secara khusus untuk mendukung pertahanan dan keamanan negara.

Struktur Pengembangan Usaha

Dept. Strategi Usaha :
  • Evaluasi Bisnis ( lama )
  • Evaluasi Program Strategik
  • Perencanaan Bisnis ( baru )
  • Analisis Kelayakan Bisnis 
  • Analisis Kelayakan Investasi
Dept. Kerjasama Usaha :

  • Evaluasi Kompetensi Teknis Perusahaan
  • Evaluasi JO, JV dan Anak Perusahaan ( lama )
  • Perencanaan JO, JV dan Anak Perusahaan ( baru )
  • Analisis Kelayakan Bisnis
Biro PKBL :

  • Kegiatan Kemitraan
  • Kebijakan yang telah dijalankan
  • Kinerja Kegiatan
  • Perkembangan Usaha Mitra Binaan
Subdep Perencanaan Perusahaan :

  • Perencanaan Jangka Pendek ( RKAP ) 
  • RUPS Perencanaan Jangka Panjang ( RJP ) 
  • RUPS Evaluasi 
  • Perusahaan Pengelolaan Porto folio Bisnis