Komunikasi
yang efektif penting dimiliki para pimpinan.
Sudah
bukan rahasia lagi bahwa menjadi pemimpin yang baik juga merupakan komunikator
yang andal pula. Dan pemimpin yang baik telah mempelajari komunikasi efektif
ini baik saat berbicara maupun menulis.
Berikut lima cara untuk melatih kemampuan komunikasi Anda untuk menjadi pemimpin yang efektif.
1. Hilangkan jenjang antara kata-kata dan tindakan.
Semua
tentang kepercayaan, ketika Anda ingin anak buah Anda mengikuti kepemimpinan
Anda. Perilaku Anda adalah cara berkomunikasi yang utama dan ketika tindakan
Anda tidak sepakat dengan kata-kata Anda, maka yang ada hanya masalah. Mulailah
dari sekarang untuk menghilangkan jarak antara kata-kata dan tindakan.
2.
Sederhanakan yang rumit.
Kesederhanaan
dan tidak ribet merupakan hal yang berpengaruh dalam kepemimpinan. Pemimpin
yang efektif akan menyederhanakan pemikiran dan strategi menjadi sederhana dan
mudah diingat bagi kolega dan klien. Jika Anda memiliki kesulitan menyaring
sesuatu menjadi sebuah esensi, kemungkinan Anda tidak memahaminya. Jadi
perjelas sebuah masalah dan tarik inti sarinya.
3. Dapatkan bahasa Anda sendiri.
Gunakan
bahasa yang memang mewakili diri Anda sendiri. Biarkan pandangan-pandangan Anda
mengalir dalam cara Anda berkomunikasi. Tentu saja banyak para pemimpin yang
memilih bahasa resmi, namun akan lebih baik jika Anda berkonsentrasi untuk
menjadi berbeda dan nyata. Orang menginginkan orang yang nyata. Mereka
menghargai yang asli, yang nyata, dan mengikutinya.
4. Memiliki kemampuan untuk “terlihat”
4. Memiliki kemampuan untuk “terlihat”
Kemampuan
ini adalah menjadikan orang-orang penting di kantor Anda merasakan kehadiran
Anda dan apa yang Anda tangani. Sangat mudah untuk bersembunyi di balik
komputer dan menyebarkan pesan kepada orang lain tanpa melihat atau
berinteraksi dengan mereka. Dalam lingkungan saat ini, orang cenderung mudah
stres dan merasa perlu hubungan personal dalam berkomunikasi. Sediakan waktu
untuk bercakap-cakap dengan rekan kerja dan anak buah. Perlihatkan bahwa Anda
terlibat dan peduli dengan mereka.
5. Perhatikan dengan mata dan telinga
Berhentilah,
lihatlah, dan dengarlah. Ingatlah bahwa komunikasi efektif haruslah dua arah.
Pemimpin yang baik tahu bagaimana menanyakan pertanyaan yang baik dan kemudian
mendengarkan dengan mata dan telinga.











